Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

Noviyanto, Mengubah Overpoduksi Susu Sapi di Boyolali Menjadi Keju

Gambar
  Kabupaten Boyolali dikenal sebagai sentra penghasil susu sapi terbesar di Jawa Tengah. Mata pencaharian masyarakat  yang rata-rata berprofesi sebagai peternak sapi perah, menjadikan kapasitas produksi susu sapi  bisa mencapai angka 110 ton setiap hari. Namun, harga susu yang fluktuatif di daerah ini menjadi faktor utama kesulitan para petani peternak. Koperasi Unit Desa  yang menampung susu segar dari petani peternak tak mampu menjualnya kembali ke industri pengolahan susu, karena pasarnya sudah jenuh. Akibatnya, banyak susu yang terbuang. Suatu aktu, KUD pernah mereka membuang susu sampai 200 liter per hari karena over produksi. Melihat fenomena ini, Noviyanto,  terinspirasi mengolah susu hasil ternak sapi perah. Ia kemudian menginisiasi pendirian Koperasi Unit Desa yang bidang usahanya khusus membuat keju. Noviyanto (foto: Tribunnews) Sebelumnya, Noviyanto terlibat di Lembaga Donor Pemerintah Jerman bernama Deutscher Entwicklungsdient (DED) yang saat it...

Ratna Indah Kurniawati, Melawan Stigma Kusta sebagai Kutukan

Gambar
Ratna Indah Kurniawati belum bisa melupakan kejadian yang menimpa Somat, warga Kabupaten Pasuruan, beberapa tahun lalu. Ketika itu, Somat yang berusia 65 tahun menderita kusta yang cukup parah. Kaki dan tangannya penuh borok hingga membusuk hingga melumpuhkan saraf kakinya. Kondisi ini membuat Somat dikucilkan oleh keluarganya. Istrinya “membuang” Somat ke rumah anaknya. Nasib Somat tidak lebih baik. Sang anak juga tidak mau mengurus Somat. “Bilang begini, Anakku kalau lihat bapak langsung muntah. Nggak mau makan,'” ujar Indah mengulang cerita yang disampaikan Somat. Somat akhirnya diinapkan di sebuah gubug di pematang ladang yang jauh dari permukiman. Sang anak mengirimkan Somat makanan setiap hari. Indah sempat menawarkan kepada keluarganya agar Somat dirawat di rumah sakit kusta di Mojokerto. Keluarga sempat setuju namun tidak ada satu pun keluarga yang mau menunggui Somat di rumah sakit. Somat akhirnya kembali tinggal di gubug di pematang ladang hingga ajal menjemput. Indah tak...

Andi Taufan Garuda Putra, Membuka Akses Keuangan bagi Masyarakat Desa

Gambar
Andi Taufan Garuda Putra berkenalan dengan lembaga keuangan mikro pada 2009. Ketika itu, dia memberikan pinjaman untuk usaha mikro di Ciseeng, Bogor, Jawa Barat. Selang satu tahun kemudian, alumni Institut Teknologi Bandung ini mendirikan Amartha Microfinance. Tujuannya untuk memberikan akses keuangan kepada masyarakat desa yang selalu terlibat hutang dengan rentenir. Melalui pendekatan sosial bisnis, Taufan membuat lembaga keuangan dengan sistem yang mudah menggunakan pola pembiayaan kelompok. Taufan yang ketika itu menikmati kehidupannya sebagai eksekutif muda di perusahaan multinasional memilih untuk mundur. Dia fokus ke untuk mengurusi Amartha Microfinance. Andi Taufan Garuda Putra (foto: Inews.id) “Di pekerjaan sebelumnya saya merasa hidup seperti tak punya arti. Hidup bermakna apabila bisa berbagi dengan orang lain. Amartha Microfinance bisa mewujudkan itu,” kata Taufan. Tabungan pun dikuras demi membangun Amartha, lembaga keuangan mikro yang menyediakan layanan keuangan ba...

Sri Irdayanti Mencetak Orang Sukses dengan “Modal Dengkul”

Gambar
Film bisa mengubah jalan hidup sesorang. Itulah yang dialami Sri Irdayati. Dia terinspirasi dari film kartun Richie Rich, bocah miliuner dari Amerika Serikat. Film ini menceritakan bagaimana Richie seorang anak kaya sejak kecil hidupnya sudah mengenal dunia bisnis sehingga Richie fasih sekali berbicara tentang pergerakan saham tapi dia tidak kehilangan kehidupan bermain dalam masa kecil. Irda, panggilan Sri Irdayanti, membuat kelas bisnis untuk pemula yang pesertanya adalah bocah cilik di rumahnya. Kelas bisnis itu gratis alias tidak dipungut biaya. Irda yang lulusan Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, ini membuka kelas bisnis di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara. “Bukan hal  mudah mengajarkan tentang bisnis kepada anak-anak tapi saya berpikir dunia usaha dan manajemen perlu diajarkan sejak dini,” ungkap Irda. Sri Irdayanti (foto: Data Tempo) Irda merancang kurikulum dalam kurun waktu tiga tahun melalui program...

Tamu Tak Diundang

Gambar
Ini adalah kejadian yang kami alami pada tahun 2021, saat varian covid Delta sedang naik daun. Semoga bisa berbagi pengalaman dengan semuanya.  saya dan istri tercinta “Suatu saat pasti akan kena, hanya tinggal menunggu giliran aja.” Ini yang ada di benak saya ketika jumlah kasus positif Covid-19 terus bergerak naik di awal Juli. Varian delta punya kemampuan untuk pindah tempat lebih cepat dibandingkan varian sebelumnya. Akhirnya, tamu tak diundang itu pun datang juga. Pada 3 Juli, saya mengalami demam. Awalnya berpikir karena kelelahan, jadi hanya minum air putih yang banyak dan buang air kecil sesering mungkin. Cara ini yang sering saya lakukan ketika demam di era sebelum pandemi. Ternyata, cara itu berhasil. Demam pergi tapi datang batuk. Kali ini harus beli obat batuk biar cepat pulih. Tiga hari minum obat batuk, kok yah gak hilang-hilang. Malah kerongkongan pahit seperti panas dalam. Minum larutan untuk panas dalam, tidak mempan. Istri juga mulai mengeluh badan pegal-pegal. Tu...