Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

The Final Countdown (Story behind the song)

Gambar
Apabila ada survei tentang lagu apa yang paling sering ditampilkan dalam ajang olahraga, mungkin posisi teratas ditempati We Are the Champions yang dipopulerkan Queen.  Namun, selain lagu tersebut, ada sebuah lagu yang kerap berkumandang di ajang olahraga mulai dari Formula 1, basket, tinju hingga sepak bola. Lagu itu adalah The Final Countdown yang dibawakan grup musik rock dari Swedia, Europe. Klub basket NBA Detroit Pistons hingga klub sepak bola Inggris Blackburn Rovers kerap memakai The Final Countdown sebelum tampil di lapangan. Ketika pertama kali dirilis pada 1986, lagu ini langsung mencuri hati pecinta musik di seluruh dunia, terutama lewat intronya yang “megah”.  Berbeda dengan lagu dengan aliran rock pada masa itu, Europe menyajikan intro The Final Countdown selama 1 menit 20 detik. Kalimat pertama yang dilantunkan sang vokalis, Joey Tempest ketika intro usai adalah ooohhh ooooohhhhhh.  Baru pada menit ke 1,27, Joey mengumandangkan lirik...

In Loving Memories of McDonald’s Sarinah Thamrin

Gambar
Puluhan orang berdiri di seberang pintu masuk McDonald’s Sarinah, Thamrin, sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu (10/5). Mereka sibuk dengan telepon genggam di tangan yang digunakan untuk mengambil foto.  Ada yang swafoto, ada juga yang mengambil foto teman atau anggota keluarganya dengan latar belakang tulisan besar McDonald’s. Mereka tidak tergesa-gesa untuk masuk ke restoran cepat saji tersebut untuk memesan makanan. Manager on duty terlihat sibuk mengingatkan satpam untuk mengatur pengunjung yang akan masuk agar tetap menjaga jarak. Mengikuti anjuran pemerintah soal physical distancing selama pandemi Covid-19, manajemen McDonald’s Sarinah Thamrin membuat garis merah di arah menuju  pintu masuk. Garis merah itu digunakan sebagai jarak antara satu pengunjung dengan pengunjung lainnya. Pengunjung yang akan masuk juga dibatasi. Ketika sudah ada pengunjung di dalam yang mendapatkan makanan, baru pengunjung di luar diperbolehkan masuk. Tidak ada  bangku di res...

Happy Birthday Sayangku

Gambar
Falling for you was the greatest good that my heart ever did me I am so fortunate to be the one you have decided to spend the rest of your life with. You are the real queen of my castle and you will rule in that castle till this world comes to an end It’s amazing how after all these years of marriage, you still take my breath away like you did on the first day we met. Happy birthday to my true life companion and the mother of my beautiful daughter Enjoy every single moment of your Big Day Once again, Happy Birthday…

Bad Day (Cerita di Balik Lagu)

Gambar
Sukses terkadang datang dengan cara yang tidak pernah diduga. Hal ini dialami musisi asal Kanada Daniel Powter yang meraih kesuksesan dengan lagu “Bad Day.”.  Ketika sebagian besar musisi meraih sukses di usia muda sekitar 20-an tahun, Powter baru bisa merasakan itu semua di usia 35 tahun. Lagu “Bad Day’ sebenarnya sudah ditulis pria kelahiran 25 Februari 1971 itu pada 2002.  Bersama sahabatnya yang juga produser Jeff Dawson, Potter merekam lagu tersebut dan ditawarkan ke perusahaan musik.  from google Dia mendapatkan tawaran untuk melakukan audisi di New York, Amerika Serikat. Audisi tidak berjalan baik dan kontak pun gagal diraih. “Saya belum siap tampil sebagai musisi. Ketika satu perusahaan musik sudah menolak, maka akan sulit untuk bisa mendapatkan yang lainnya,” ujar Powter. Dia kemudian kembali ke kampung halamannya di Vancouver, Kanada dan mulai menulis lagu lain. Seiring perjalanan waktu, Powter berkenalan dengan seorang manajer dari Los A...