Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2020

Memories (story behind the song)

Gambar
Jatuh cinta, patah hati dan kematian. Tiga hal itu sering digunakan oleh musisi sebagai inspirasi dalam membuat lagu. Ini juga dilakukan oleh vokalis Maroon 5, Adam Levine. Dia kehilangan sang manajer yang juga merupakan sahabat baiknya, Jordan Feldstein yang meninggal pada 2017 lalu di usia 40 tahun. “Kehilangan Jordi (panggilan Jordan-red) merupakan sebuah tragedi dan momen yang menyedihkan dalam hidup saya. Jordi adalah orang yang sudah saya kenal sejak kami masih memakai popok. Dia adalah salah satu orang paling penting dalam hidup saya,” ujar Levine ketika diwawancara dalam sebuah acara talkshow di  televisi “The Elllen DeGeneres Show.” Levine tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata kehilangan yang dirasakannya menggambarkan bagaimana dirinya sangat kehilangan Jordi. “Sangat berat, saya belum pernah mempunyai lagu tentang pengalaman yang menyedihkan seperti ini,” ungkap Levine. Ketika lagu Memories dirilis, Levine langsung menjelaskan arti di balik lagu...

Adaptasi

Gambar
Sudah hampir tiga bulan, saya dan teman-teman Katadata  di bagian event berubah haluan. Tak ada lagi event offline di hotel berbintang dengan makanan yang lezat. Semua terhenti karena pandemi covid-19. Tapi, bukan berarti kami di Katadata meratapi nasib akibat virus Covid-19 yang mengubah segalanya termasuk event yg sudah direncanakan sejak lama harus dibatalkan. Jalan lain harus dicari. Event online atau webinar jadi opsi. Mudah? Tentu tidak teman. Selalu ada tantangan dan juga hambatan untuk melakukan hal yang baru. Menyerah, tentu tidak. Karena agama saya mengajarkan untuk tidak mudah putus asa. Awal April, webinar pertama sekaligus "merayakan" ulang tahun Katadata ke-8. Tahun ini, tidak ada pesta. Kami memberikan kado kepada pembaca dengan menggelar  webinar sekaligus presentasi survei dari Katadata Insight Center tentang indeks kerentanan provinsi terhadap Covid-19. Narasumber lumayan OK, antara lain Kepala BNPB, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Bengkulu ...

Alanis

Gambar
Ketika kuliah dulu, salah satu cara untuk menghilangkan kebosanan dari rutinitas cuma dua. Nonton dan dengerin radio. Nonton bisa dibagi dua: nonton bioskop atau nonton tayangan bola di TV. Dengerin radio ini biasanya jadi teman sebelum tidur atau teman ketika baru bangun. Tidak ada radio favorit, kalau mau denger lagu lawas bisa ke Rase FM, atau lagu anyar bisa ke OZ atau Ardan. Awal-awal kuliah di Bandung, Aquarius Dago jadi tempat yang rutin dikunjungi. Apalagi tanggal muda ketika uang bulanan sudah masuk ke rekening. Tiap bulan pasti beli kaset, ini seperti sudah jadi ritual bulanan. Waktu itu, radio di Bandung lagi gencar memutar lagi You Oughtta Know dari musisi cewek yang tomboy, Alanis Morrisette. Lagunya agak ngerock dan liriknya keren. From Google Langsung jatuh cinta dan mencari albumnya  Jagged    Little  Pill di Aquarius. Kalau gak salah harga kaset ketika itu Rp10 ribu. Lumayan buat  kantung anak kos... Sampai di kamar ko...

Selamat datang, SEPAK BOLA

Gambar
Apa yang hilang selama pandemi Covid-19? Kalau saya akan menjawab: tayangan langsung sepak bola Liga Eropa. Sejak liga Eropa mulai rutin disiarkan secara langsung di stasiun televisi Indonesia (dimulai oleh RCTI dengan tayangan Liga Italia pada 1989 saat masih menggunakan decoder), saya adalah penonton setia. Setelah itu muncul Liga Inggris di SCTV, liga Jerman di TVRI, Liga Spanyol di Anteve/TVOne/TransTV. Sebagai “bolamania” saya punya jagoan di tiap liga. Inter Milan di Seri A, Manchester United di Liga Inggris, Real Madrid di La Liga dan Bayern Munich di Bundesliga.  Tiap minggu, Ketika klub itu bermain dan disiarkan langsung, pasti saya tonton. Kalau tidak disiarkan, partai lain tetap ditonton meski bukan klub yang didukung. Sepak bola sudah jadi hiburan tetap tiap akhir pekan, sejak 1989. Tidak pernah terbanyang, tayangan sepak bola Liga Eropa terhenti sama sekali, seperti yang terjadi saat pandemi Covid-19 melanda dunia. Dua minggu lalu, otoritas sepak ...

Aishah

Gambar
Aishah, nama vokalis grup musik dari negeri jiran yang dikenal dengan nama The Fan Club. Lebih dari tiga dekade lalu, suara Aishah mengumandang hampir tiap jam di radio-radio di Jakarta. from google Selain musik dan liriknya yang mudah dicerna oleh telinga, penyiar radio ketika itu selalu menyebut bahwa Aishah adalah warga negara Indonesia yang mengejar karir di musik di Malaysia (atau Singapura, lupa). Entah apakah karena dia berasal dari Indonesia, lagu ini jadi hits pada 1989 dan sempat jadi nomor 1 dalam chart Prambors Top 40. Gw yakin para penyiar radio Prambors ketika itu belum lupa sama lagu ini.  

Jangan Mudah Putus Asa

Gambar
Jumat siang, saya melangkahkan kaki ke masjid di apartemen dengan hati yang berdebar-debar. Sudah hampir tiga bulan tidak pernah salat Jumat di masjid. Sejak virus Corona mulai menyebar dan ada larangan untuk beribadah di masjid. Beberapa hari sebelumnya, sudah ada pengumuman bahwa masjid akan dibuka lagi. Ada protokoler yang harus dilakukan sebelum bisa salat Jumat berjamaah di masjid antara lain pakai masker, bawa sajadah sendiri dan sudah mengambil wudhu terlebih dahulu. Senang dan was-was. Apa bisa menjaga jarak saat salat di masjid? Itu  pertanyaan yang muncul berulang di kepala saat melangkahkan kaki menuju masjid. Ketika sudah sampai di masjid, ternyata ada yang berubah. Semua Jemaah diperiksa suhu badannya sebelum memasuki masjid. Tim satgas Covid-19 yang dibentuk oleh pengurus yang melakukan itu.  Ketika akan masuk ke masjid, sudah ada tanda di karpet dengan mengggunakan plester berwarna. Jarak antara satu plester  dengan plester lainnya  s...

The Cover Girls

Gambar
Grup ini naik daun dengan lagu Show Me, kalau gak salah itu hits dari album pertama mereka yang judulnya The Cover Girls. Show Me sering diputar di lantai dansa karena memang cocok dengan jenis musiknya yang upbeat. from Google Ketika merilis album kedua, lagu yang dijadikan andalan tetap dengan tempo upbeat, No One in the World. Tapi gw justru suka dengan single kedua grup ini, We Cant Go Wrong yang sama dengan judul album kedua. Lagu ini lebih kalem dengan tempo yang slowbeat dan liriknya juga bagus. Gak pernah bosan dengan lagu ini. The Cover Girls gak cuma piawai menghadirkan lagu dansa tapi juga yang melankolis dan romantis kayak yang satu ini. #flashback #80ssong

Kehidupan

Gambar
Mulai banyak mobil yang parkir, artinya sudah ada denyut kehidupan di Patal Senayan. Sepertinya sebagian besar kantor sudah mulai buka seperti biasa.  Katadata sih masih work from home hingga akhir Juni. Hari ini ke kantor karena ada kerjaan yg tidak bisa dilakukan di rumah. Lalu lintas menuju Patal Senayan masih lengang, mungkin karena ojek online belum beroperasi dan KRL juga masih dibatasi jam operasionalnya. Cepat atau lambat, kehidupan akan berjalan seperti biasa. Namun, ada adaptasi yang harus dilakukan terkait covid-19. Buat yang naik angkutan umum harus pakai face shield dan masker. Buat yang naik ojek online harus bawa helm sendiri. Prosedur kesehatan harus tetap dijalankan untuk mencegah penyebaran covid-19. Jaga jarak, cuci tangan harus jadi kebiasaan baru. Selama vaksin belum ditemukan, prosedur kesehatan yang dikeluarkan WHO selama pandemi harus jadi acuan. One way or another, life goes on no matter what.