Balerina Cilik
Sejak umur 4,5 tahun, anak ini sudah ikut balet. Awalnya les balet di dekat rumah di Rawamangun sebelum pindah ke Namarina Halimun. Sudah tak terhitung berapa kali pentas balet (lupa tepatnya) selama enam tahun menjadi balerina cilik.
Sampai akhirnya pada satu saat, anak kecil ini ngomong: Ma, Nayla bosen balet, boleh gak berhenti?
Mamanya kaget. Nayla langsung melanjutkan kalimatnya: "Waktu itu kan Mama bilang, kalau Nayla udah bosen balet, ngomong aja."
Kalimat itu ibarat skak mat kalau dalam permainan catur. Mamanya akhirnya setuju meski berat untuk meluluskan permohonan anak temben itu.
Lepas balet, ada banyak kegiatan yang diikutin Nayla di sekolah. Pertama, tari. Dua kali ikut kejuaraan menari antar SD di Jakarta Timur dan jadi juara grup sekolahnya bahkan juara 1 Se Jakarta Timur.
Habis itu angklung. Ikut kejuaraan angklung SD se Jakarta dan Jawa Barat, jadi juara dua.
Entah kenapa, anak ini selalu punya banyak energi untuk kegiatan ekstra kulikuler semasa di SD. Oh ya, masih ada lagi, ikut Paskibra juga.
Belum lagi les tambahan pelajaran seminggu dua kali. Rasanya padat sekali kegiatannya, tapi anak ini hepi hepi saja.
Pas masuk SMP niatnya mau jadi anggota OSIS. Proposal sudah dibuat tapi sayang telat masukin. Karena kesal, akhirnya proposal dibuang di tempat sampah di sekolah.
Tapi, sepertinya ada yang mengambil proposal yang udah dibuat super keren itu dan dimasukan ke kantor OSIS. Dewi fortuna sepertinya masih sayang sama anak ini, akhirnya dipanggil tes OSIS dan lolos. Mungkin masih rezeki si tembem....cerita kumplit ada di sini (Misteri proposal di tong sampah)
Sejak ikut OSIS, jadwalnya makin padat. Kadang pulang sekolah jam 4 atau 5 sore. Sampai rumah sudah kelelahan, karena jam 5 pagi udah bangun dan jam 6 berangkat ke sekolah.
Sekarang, rutinitas itu hilang sejak School from Home. Pasti dia kangen belajar di sekolah, ikut kegiatan OSIS, paduan suara dan aktivitas lainnya. Sudah 4 bulan, anak bayi yang sudah beranjak ABG ini menemani Papa dan Mama nya di rumah.
Dari pagi sampai malam dan pagi lagi, kami tetap di rumah. Sesekali turun dari lantai 7 apartemen untuk berjemur atau beli camilan di minimarket. Bosan? Sepertinya anak ini bisa dengan mudah mencari cara untuk menghilangkan keboosanan.
Kadang nonton TVN, kadang main game di handphone, kadang bantuin Mamanya masak, bikin Scrunchie ala Nayla atau molor hahahahahahhaha.
Sabar yah, Nak, semoga pandemi ini cepat berlalu dan kamu bisa sekolah lagi dan beraktivitas lagi seperti biasa.....


Komentar
Posting Komentar