Rekor
Apa yang menarik dari sebuah pertandingan sepak bola? Kalau saya, element of surprise. Selalu ada kejutan dalam setiap pertandingan. Bisa hasil akhir, pemain yang mencetak gol dan masih banyak lagi.
Selain itu apalagi? Rekor…
Yup, saya termasuk yang paling senang dengan rekor yang bisa diciptakan dalam sebuah pertandingan. Kadang, takjub dengan komentator sepak bola liga di Eropa yang langsung tahu rekor apa yang tercipta tidak lama setelah pemain itu mencetak gol atau seorang kiper menyelamatkan tendangan penalti.
Jumat (10/7) dinihari, Manchester United (klub favorit saya) bertandang ke stadion Villa Park, melawan tuan rumah Aston Villa. Villa Park adalah salah satu stadion yang punya sejarah khusus bagi Manchester United.
Pada 1999, di stadion inilah Ryan Giggs mencetak salah satu gol terindah di sepanjang sejarah Piala FA. Menghadapi Arsenal, Manchester United nyaris tersingkir. Bermain dengan 10 orang setelah Roy Keane diganjar kartu merah, Manchester United menerima hukuman penalti di menit-menit akhir.
The Non-Flying Dutchman, Dennis Bergkamp menjadi algojo. Peter Schmeichel di bawah mistar gawang. Bergkamp melepaskan tendangan ke sisi kanan gawang. Schemeichel menebak dengan tepat. Bola ditepis keluar lapangan.
Puluhan ribu fans Setan Merah di Villa Park bernapas lega. Tim kesayangan mereka lolos dari kekalahan.
Di masa perpanjangan waktu, keajaiban itu terjadi. Ryan Giggs memotong bola operan Patrick Vieira. Pemain sayap asal Wales itu berdansa melewati sejumlah pemain Arsenal, sebelum menaklukkan David Seaman.
Villa Park membahana. Tim dengan 10 pemain berhasil menaklukkan tim yang bermain lengkap 11 orang. “Itu adalah salah satu gol terbaik di sepanjang sejarah Piala FA,,” kata manajer Man United ketika itu Alex Ferguson.
Jumat (10/7), Manchester United kembali ke Villa Park. Ole Gunnar Solskjaer adalah pemain yang diturunkan Ferguson sebagai pemain inti, ketika Man United menang dramatis atas Arsenal di semifinal Piala FA.
Kini, Solskjaer kembali lagi. Bukan sebagai pemain, tetapi manajer. Dia meneruskan tongkat dari Ferguson – pensiun pada 2013 – yang sempat beralih ke Moyes, Ryan Giggs, Louis Van Gaal dan Mourinho.
Sama seperti 21 tahun lalu, Solskjaer dan Man United tampil sebagai pemenang. Tuan rumah dipaksa menelan tiga gol tanpa balas. Ada sejumlah rekor yang tercipta di pertandingan itu.
Pertama, Manchester United menjadi klub pertama di sepanjang sejarah Liga Premir yang bisa meraih empat kemenangan beruntun dengan margin tiga gol atau lebih.
Selain itu, Manchester United juga tak terkalahkan dalam 21 pertandingan tandang melawan Aston Villa (14 menang dan 7 seri). Catatan tak terkalahkan terpanjang dalam partai tandang melawan sebuah klub di liga Inggris.
Mason Greenwood, yang menyumbang 1 dari 3 gol Manchester United, menjadi remaja kedua setelah Wayne Rooney yang bisa mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun untuk Setan Merah. Rooney melakukan itu di usia 19 tahun 125 hari sedangkan Greenwood di usia 18 tahun 282 hari.
Greenwood hanya kurang satu gol lagi untuk menyamai rekor George Best, Brian Kidd dan Wayne Rooney sebagai remaja dengan jumlah gol terbanyak dalam satu musim di Man United. Saat ini, Greenwood sudah mengoleksi 16 gol.
Di liga Inggris, Greenwood menjadi remaja keempat yang berusia 18 tahun atau di bawah, yang bisa mencetak gol dalam tiga partai beruntun setelah Danny Cadamarteri (1997), Michael Owen (1997 & 1998) dan Francis Jeffers (1999).
Manchester United sudah meraih 13 penalti di musim ini. Jumlah terbanyak dalam satu musim dan menyamai prestasi Leicester City pada 2015-2016 dan Crystal Palace pada 2004-2005.
Trio Marcus Rashford, Anthony Martial dan Mason Greenwood sudah mengoleksi 56 gol. Jumlah itu lebih banyak dibandingkan trio Liverpool Sadio Mane, Moh Salah dan Firminho yang baru mencetak 53 gol.
Kemenangan atas Villa 3-0 membuat Man United belum terkalahkan dalam 10 partai beruntun di liga premir, rekor terpanjang saat ini.
Untuk pertama kali sejak November 2006, Man United menurunkan susunan pemain yang sama dalam empat pertandingan beruntun. Setan Meraih menyapu bersih kemenangan di empat partai tersebut.
Masih ada 4 pertandingan tersisa, dan tentu masih akan ada sejumlah rekor lagi yang akan dibuat para pemain Manchester United.
Glory Glory Man United
*Tulisan ini didedikasikan untuk fans Man United garis keras Akang Angga Asghar Saleh II Jobit Alexander Luci Kanti Rahayu Clara Zeta Jones M Wahab S Emwees Robin W. Handoko dan masih banyak lagi yang gak sempat di-tag :)

Komentar
Posting Komentar